JAKARTA – INILAGI.COM. Film komedi Bapak Paling Jujur memperkenalkan poster dan main trailer terbarunya menjelang penayangan di bioskop Indonesia. Film garapan sutradara Fajar Nugros ini dijadwalkan hadir di seluruh bioskop Indonesia mulai 15 Oktober 2026.
Film tersebut menghadirkan Andovi da Lopez sebagai Jonas Prakoso, seorang calon gubernur yang selama ini memahami bagaimana membangun citra di hadapan publik. Mulai dari penampilan, senyum di depan kamera, hingga berbagai janji untuk menarik simpati masyarakat telah dipersiapkan demi kepentingan kampanye.
Namun, situasi berubah setelah Jonas terkena kutukan dari neneknya yang membuatnya kehilangan kemampuan untuk berbohong.
Sejak saat itu, Jonas tidak lagi mampu menyaring perkataan yang keluar dari mulutnya. Apa pun yang muncul dalam pikirannya akan langsung diucapkan, termasuk berbagai rahasia dan hal-hal pribadi yang sebelumnya berusaha ia sembunyikan.
Kondisi tersebut kemudian membuat kehidupan Jonas semakin rumit. Urusan kampanye yang sebelumnya telah dirancang dengan matang mulai menghadapi masalah, sementara persoalan dalam kehidupan pribadinya turut terbuka ke publik. Kejujuran yang muncul tanpa kendali justru membuat Jonas harus berhadapan dengan berbagai konsekuensi.
Sutradara Fajar Nugros mengatakan, premis Bapak Paling Jujur menarik karena berangkat dari pertanyaan sederhana mengenai apa yang akan terjadi jika seseorang benar-benar tidak mampu menyaring perkataannya.
“Saya tertarik dengan premis BAPAK PALING JUJUR karena pertanyaannya sederhana, tapi konsekuensinya bisa ke mana-mana: apa jadinya kalau kita benar-benar nggak bisa menyaring apa yang ingin kita katakan?” ujar Fajar.
Menurut Fajar, cerita tersebut sebelumnya telah mendapat tempat melalui versi Brasil dan Korea. Untuk versi Indonesia, cerita itu kemudian dikembangkan dengan karakter serta situasi yang disesuaikan dengan kehidupan dan keseharian masyarakat Indonesia.
“Cerita ini sudah berhasil di Brasil dan Korea, dan sekarang kami mencoba membawanya ke Indonesia dengan karakter dan situasi yang dekat dengan penonton di sini. Buat saya, justru dari situ komedinya muncul,” katanya.
Bapak Paling Jujur merupakan adaptasi dari film Korea Selatan Honest Candidate yang dirilis pada 2020 dan dilanjutkan dengan sekuel pada 2022. Film Korea tersebut sebelumnya juga merupakan adaptasi dari film Brasil O Candidato Honesto yang dirilis pada 2014.
Kisah mengenai seseorang yang secara tiba-tiba kehilangan kemampuan untuk berbohong itu kini dihadirkan dalam versi Indonesia dengan pendekatan karakter, humor, dan situasi yang disesuaikan dengan keseharian penonton Tanah Air.
Produser Bapak Paling Jujur, Aoura Lovenson Chandra, mengungkapkan bahwa proses penyusunan trailer menjadi salah satu tantangan tersendiri karena banyaknya situasi kacau yang dialami karakter Jonas.
“Jujur, proses membuat trailer ini sendiri bikin kami cukup pusing,” ujar Aoura.
Ia menjelaskan, tim produksi harus memilih berbagai momen dalam cerita untuk dimasukkan ke dalam trailer. Banyaknya kekacauan yang dialami Jonas membuat tidak seluruh adegan dapat ditampilkan.
Menurut Aoura, kondisi Jonas yang tidak lagi mampu menyaring perkataannya menjadi sumber berbagai persoalan, termasuk dari hal-hal sederhana yang kemudian berkembang menjadi masalah yang lebih besar.
Selain Andovi da Lopez, film ini turut menampilkan Claresta Taufan, Benedictus Siregar, Soleh Solihun, Nayla D. Purnama, Lolox, Cing Abdel, TJ Ruth, Indy Barends, Akim Bagil, Mr. Keminggris, Rizki M. Firman, Jeremy Teti, Elwina (CeritaIbun), Mieke Shahir, dan David Nurbianto.
Poster dan main trailer terbaru Bapak Paling Jujur telah tersedia melalui akun media sosial resmi Bapak Paling Jujur, Cahaya Pictures, dan Studio Antelope.
Film Bapak Paling Jujur akan mulai diputar di bioskop seluruh Indonesia pada 15 Oktober 2026.
Tentang Cahaya Pictures
Cahaya Pictures merupakan rumah produksi yang berfokus menghadirkan karya sinematik yang relevan dengan keseharian masyarakat Indonesia. Selain menghibur, film-film yang diproduksi juga diarahkan untuk merefleksikan nilai serta kehidupan masyarakat Indonesia.
Cahaya Pictures mengawali perjalanannya melalui film 1 Imam 2 Makmum, kemudian melanjutkannya dengan Pesugihan Sate Gagak, sebuah film komedi horor yang mengangkat cerita absurd sekaligus menghadirkan refleksi mengenai realitas kehidupan.
Dengan menggandeng berbagai talenta lokal, Cahaya Pictures berupaya menghadirkan cerita Indonesia yang memiliki makna, menyentuh penonton, dan dapat dinikmati oleh masyarakat luas.
